Posted by: Anik Pujiati | November 19, 2008

infotaiment-reality show

Infotaiment mengobrak abrik privasi entertaint, reality show memporak-porandakan kehidupan masyarakat. Ya seperti itulah gambaran yang saya lihat ketika tak sengaja di akhir pekan menikamti tayangan TV indonesia.
Bagaimana tidak, hal-hal yang seharusnya menjadi privasi seseorang terus saja dirongrong dan “wajib” diketahui hanya karena statusnya yang telah berubah menjadi seorang entertaint. Biarpun terkadang itu hanya sekedar gosip murahan ataupun hal yang memang nyata. Kehidupan privasi bahkan tak ragu diumbar hanya untuk mendongkrak popularitas semu. Semuanya hanyalah pembenaran karena mereka adalah public figur yang setiap jengkal kehidupan cinta, keluarga, dan pekerjaan wajib diketahui khalayak umum. Yang mana para entertaint pun tak sanggup menutup rapat kehidupan mereka, karena entertaint dan infotainment adalah bagaikan hubungan simbiosis mutualisme. Walaupun terkadang pemberitaan yang salah kerap memojokkan posisi mereka.
Tak kalah nistanya adalah tayangan reality show yang kini hampir membanjiri tayangan TV saat ini. Dimana kemiskinan selalu dikemas manjadi kisah yang senantiasa mengharu biru. Si miskin yang menjadi pihak yang wajib untuk mendapat belas kasihan dari dermawan kaya. Ataupun kisah cinta menjadi corong yang kerap ditampilkan.
Dan inilah yang benar-benar menghiasi layar kaca keluarga indonesia. Sungguh saya merindukan tayangan TV ketika saya kecil. Kisah si unyil, perlombaan kolempencapir, ataupun cerdas cermat yang senantiasa saya nantikan.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.